Minggu, 01 Oktober 2017
Langit Kala Itu
Langit kala itu
Saat sore hampir senja
Aku duduk diantara batu
Menatap langit biru yang memerah
Langit terlalu indah
Untuk aku lewatkan saat itu
Langit terlalu indah
ia memberikan kesejukan bagi jiwa
Langit tak pernah mengecewakan
ia selalu tahu kapan saatnya
Kapan ia harus mengubah warnanya
Seolah ia mengerti perasaan tiap manusia
ia tau saatnya terang
ia tau saatnya gelap
ia tau saatnya bahagia
ia tau saatnya sedih
Langit membuat semua manusia menyukainya
Membuat setiap manusia yang patah kembali satu
Membuat setiap manusia yang jatuh kembali bangkit
Membuat setiap manusia yang sedih kembali tersenyum
Langit mengajarkan banyak hal pada semua manusia
Termasuk aku, wanita yang duduk diantara batu
Yang senang menatap langit disetiap waktu
Karena aku tahu, langit tak akan pernah membohongiku
[Jakarta, Sore hari kala itu]
